Economy · Geopolitics · Opinion

Negeri Petrodollar

Assalammualaikum Wr, Wb,

Hi!

Berbicara mengenai negeri petrodollar, mungkin yang terlintas langsung negara-negara jazirah yang berada di Timur Tengah sana. Tidak salah memang, tapi tidak benar juga karena ada beberapa negara petrodollar lain yang tidak berada di Timur Tengah seperti Canada, Venezuela, Russia hingga Brunei Darussalam. Artikel kali ini memang membahas mengenai peran minyak bumi dalam perekonomian suatu negara. Lebih spesifik lagi bagaimana kontribusinya terhadap negara-negara Timur Tengah seperti Uni Emirates Arab, Arab Saudi, Kuwait, Bahrain dan Qatar. Kelima negara ini merupakan lima besar negara dengan perekonomian terbesar di kawasan Timur Tengah (Israel sebetulnya masuk, tapi karena bukan penghasil minyak jadi tidak ikut dibahas). Bagaimana pun juga, ekonomi suatu negara dapat berpengaruh pada kondisi politik negara tersebut, begitu juga hubungannya dengan negara-negara lain (geopolitik).

Langsung saja masuk ke dalam Pendapatan Domestik Bruto (PDB) kelima negara tersebut, Informasinya disajikan dalam bentuk infografis dibawah ini.

PDB 2015
Nilai PDB 5 negara-negara teluk

PDB suatu negara merupakan instrumen untuk mengukur total produksi barang dan jasa yang dihasilkan di dalam negeri dan pada satu periode tertentu. Komponen PDB terdiri dari total konsumsi rumah tangga, total investasi, konsumsi pemerintah dan selisih dari nilai total ekspor dan impornya. Kesejahteraan ekonomi suatu negara secara kasar dapat dilihat melalui besaran PDB walaupun tidak sepenuhnya benar. PDB juga terkait dengan jumlah penduduk suatu negara sehingga jumlahnya akan besar jika penduduknya juga banyak, sebaliknya nilai PDB per kapita akan semakin kecil jika jumlah penduduk suatu negara juga besar.

PDB per kapita Qatar pernah mencapai $98,814 di tahun 2013, tertinggi di dunia.

Melihat infografis diatas, didapati PDB terbesar adalah Arab Saudi dengan 518 Milyar USD, tetapi jumlah penduduknya yang sebanyak 31 juta jiwa membuat PDB per kapitanya terkecil jika dibandingkan empat negara lain senilai $19,922. Yang tertinggi justru Qatar dengan nilai GDP per kapita $60,733 dengan jumlah penduduk 2,2 juta. Bahkan pada tahun 2013 mencapai $98,814 dan merupakan negara dengan nilai PDB per kapita tertinggi di dunia sebelum turun karena terpengaruh oleh harga jual minyak bumi yang terus menerus turun pada periode 2013 – 2016. Perlu diketahui juga seberapa besar produk dan jasa terkait industri minyak yang berkontribusi kedalam PDB suatu negara, semakin besar prosentasenya maka akan semakin rentan juga negara tersebut pada perubahan harga jual minyak per barel (151 liter) yang sekarang berada pada kisaran nilai 50 USD per barel. Namun karena komponen penyusun PDB sangatlah bervariasi, Saya hanya menggunakan besarnya nilai ekspor kelima negara tersebut dan kemudian melihat berapa kontribusi minyak bumi pada nilai total ekspornya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di infografis sebagai berikut.

Ekspor GCC 2015
Kontribusi minyak bumi terhadap ekspor

Dua besar negara dengan ketergantungan yang tinggi terhadap pendapatan ekspor melalui minyak bumi ternyata adalah Arab Saudi (76,01% dari total nilai ekspor) dan Kuwait (85,48%). Produksi minyak bumi keduanya berkontribusi sebanyak 13% dan 4% terhadap supply minyak bumi dunia. Yang terkecil justru adalah Qatar dengan nilai 18,1% dari nilai ekspornya. Qatar sebagai negara teluk dengan PDB terbesar justru sangat mengandalkan ekspor gas alam selain sektor lain yang bukan merupakan komoditas hasil bumi. Apa yang jamak didengungkan oleh kelima negara ini sejak era 70an adalah mengenai program diversifikasi ekonomi agar mereka tidak selalu bergantung pada minyak bumi karena merupakan bahan bakar fosil dan tidak terbarukan. Namun sejauh ini yang bisa disebut cukup berhasil melakukan diversifikasi adalah Uni Emirates Arab dimana pertahunnya memiliki pertumbuhan sektor lain yang sangat signifikan seperti retail 29% dan properti 15%. Qatar juga cukup berhasil juga melakukan hal serupa, bahkan diakhir tahun 2017 nanti diperkirakan sektor lain ini akan berkontribusi pada PDB Qatar hingga 70%. Sekarang siapa yang tidak tahu berita ambisius Qatar dengan investasi besar-besaran mereka untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepakbola 2022? Qatar Foundation yang menjadi sponsor klub sepakbola Barcelona? Atau malahan keberadaan sirkuit balap internasional Losail? Industri olah raga dan pariwisata memang sangat gencar ditingkatkan baik oleh Qatar maupun Uni Emirates Arab, Fly Emirates dan Qatar Airways sebagai flag carrier merupakan salah satu ujung tombak promosinya. Berbeda lagi dengan Bahrain yang memiliki keunggulan pada industri keuangan berbasis Syariah.

PDB Indonesia 82,18% berasal dari sektor terkait industri migas

Dari semua yang Saya bahas diatas memang mengenai negara lain, lalu bagaimana dengan Indonesia? Sejatinya memang Indonesia tidak bisa disebut dengan negeri petrodollar bukan? Berdasarkan tulisan Saya sebelumnya, dari segi kontribusi migas (minyak dan gas) terhadap nilai ekspor Indonesia ternyata hanya 15,05%, sedangkan sisanya disumbangkan oleh sektor non-migas. Namun jika dilihat dari komposisi PDB Indonesia, ternyata jumlahnya terbalik dimana 82,18% berasal dari sektor terkait industri migas sementara sisanya non-migas. Kenapa bisa demikian? Karena seperti yang telah Saya bahas pada paragraf tiga bahwa PDB disusun oleh berbagai aspek dimana “nilai ekspor” hanyalah salah satunya saja. Dengan demikian, Saya jadi teringat penjelasan rekan Saya tahun 2014 lalu yang bekerja di SKK Migas bahwa sebetulnya Indonesia masih “sangat bergantung” kepada sektor migas karena ketika di breakdown secara tidak langsung masih berhubungan dengan industri migas. Baik itu berupa investasi perusahaan minyak tersebut, pembayaran pajaknya, nilai keluaran produksinya dsb.

Jadi sebetulnya kenapa menulis artikel ini adalah, Saya merindukan momen-momen berdiskusi mengenai perminyakan dan geopolitik dengan rekan SKK Migas tersebut karena dia perempuan yang sangat cerdas, mencerahkan dan menginspirasi 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s