Daily Activity · Personal Notes

Tugas Baru Sebagai PoR (Point of Reference)

Pics1

Hi!

Rutinitas tim innovation management di hari Senin adalah weekly meeting. Pada momen itulah kita dapat mengetahui perkembangan apa saja yang terjadi selama seminggu yang lalu baik dalam scope kecil yaitu tim maupun secara perusahaan. Hari Senin tanggal 2 Mei 2016 lalu menjadi istimewa karena makan gratis weekly meeting kami dihadiri oleh VP baru kami yaitu Pak Jeffry.

Beliau banyak melakukan perbaikan yang lebih baik di Direktorat kami. Atas inisiatif beliau pula tugas baru sebagai Point of Reference (PoR) mulai dijalankan. Pada weekly meeting tanggal 2 Mei tersebut beliau menyampaikan apa itu PoR, bagaimana rule-nya, dan apa deliverables-nya.

PoR di tempat kerja kami dibagi berdasarkan vertikal bisnis yang dimiliki yaitu Mobile Advertising, Cloud Computing, Internet of Things (IoT), Digital Entertainment, Mobile Wallet dan e-Commerce. Kebetulan Saya kebagian untuk IoT dan dimulai pada tanggal 4 Mei 2016 wajib mengirimkan informasi seminggu sekali.

Pada intinya PoR adalah person in charge dari tim Business Innovation yang berfungsi untuk memberikan insight mengenai vertikal bisnis yang menjadi tanggung jawabnya. Bukan bermaksud sok tahu atau bagaimana, terkadang kita semua terlalu sibuk oleh rutinitas harian mencapai target yang dibebankan perusahaan sehingga abai pada hal-hal kecil. Sebagai pihak yang berada diluar tim IoT, diasumsikan Saya dapat bersikap netral memberikan informasi yang syukur-syukur dapat diterima.

Walaupun secara pribadi tidak ada intensi apa-apa terhadap perkembangan IoT sendiri, sejak ditunjuk menjadi PoR IoT Saya jadi mengulik berita mengenai ini setiap saat. Hasilnya? Menarik tentang bagaimana berbondong-bondongnya semua pihak (individu, perusahaan besar, startup, analis, jurnalis dll) menyatakan ini bisnis yang menjanjikan dimasa depan. Segala teknologi canggih ditampilkan dengan tambahan smart bla bla bla. Namun sayangnya menurut Saya, sulit sekali membahasakan IoT ini ke dalam terminologi yang mudah dipahami oleh orang awam. Hikmah lainnya adalah, ternyata banyak juga perkembangan positif yang telah dicapai oleh tim IoT kami yang patut diapresiasi.

Tugas seorang PoR cukup merangkum segala informasi yang ada diluar untuk kemudian dijadikan insight sederhana yang dapat dijadikan bahan bacaan tim terkait. Cukup sederhana namun tetap saja dibutuhkan keahlian menulis dan mengolah informasi yang begitu banyak tersebar di internet. Salah satu hal yang cukup disyukuri adalah, Kami mempunyai akses ke penyedia data riset kelas global sehingga dapat dijadikan referensi materi penulisan.

Dengan segala penjelasan yang disampaikan pada tanggal 2 Mei 2016 tersebut, jelas sudah bahwa PoR lebih bersifat thinkers yang melakukan analisa bisnis dari berbagai aspek. PoR bukanlah orang yang dapat disuruh-suruh untuk melakukan tetek bengek operasional vertikal bisnis terkait walaupun di tim semuanya memiliki mental Go-to Guy. Spirit kami seperti yang sudah-sudah yaitu, “Kalau bukan kami yang mengerjakan, lalu siapa lagi?” Seperti tim khusus di militer, kapan pun dibutuhkan kami mau ga mau harus siap.

Iklan

2 thoughts on “Tugas Baru Sebagai PoR (Point of Reference)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s